Berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 10 Tahun 2025, 8 dimensi profil lulusan mencakup unsur-unsur sebagai berikut:
- Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan yang Maha Esa: Menunjukkan keyakinan kepada Tuhan melalui ibadah, perilaku baik, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan.
- Kewargaan: Berkontribusi positif terhadap masyarakat dengan mematuhi nilai-nilai Pancasila, peraturan, menghormati keragaman, dan berpartisipasi aktif dalam memecahkan masalah.
- Penalaran Kritis: Mengumpulkan, menganalisis, dan mengevaluasi informasi dengan cermat untuk membuat keputusan yang tepat.
- Kreativitas: Mampu menciptakan solusi inovatif dengan memodifikasi atau mengembangkan ide-ide yang sudah ada.
- Kolaborasi: Bekerja sama secara efektif dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama melalui pembagian peran dan tanggung jawab.
- Kemandirian: Menunjukkan inisiatif dan disiplin diri dalam mengelola kegiatan belajar, bermain, dan istirahat tanpa perlu diarahkan orang lain.
- Kesehatan: Menjaga kebugaran fisik dan mental untuk mendukung partisipasi aktif dan berpikir positif.
- Komunikasi: Berinteraksi secara positif dengan orang lain dengan menyampaikan ide secara jelas dan sopan.
Penjabaran masing-masing DPL
- membiasakan diri dalam mengamalkan ajaran agama/kepercayaan yang dianut dan melaksanakan ibadah secara mandiri sesuai agamanya, berperilaku sesuai akhlak mulia dengan menunjukkan sikap kasih sayang, kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, serta memahami konsep hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, sesama manusia, dan lingkungan sekitarnya;
- mengenal dan mengekspresikan identitas diri dan budayanya, menghargai keragaman masyarakat dan budaya nasional serta mengenal budaya global, melakukan interaksi antarbudaya, dan mengklarifikasi prasangka dan stereotip, menaati aturan, serta berpartisipasi untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia;
- memiliki rasa ingin tahu, mampu menganalisis permasalahan dan gagasan sederhana, menyampaikan argumentasi secara logis, mampu memilah informasi yang relevan, membuat keputusan yang tepat, dan menggunakan literasi dan numerasi dalam menyelesaikan masalah dalam kehidupan;
- menunjukkan kemampuan menyampaikan gagasan dan membuat tindakan dan/atau karya sederhana yang kreatif, serta menemukan alternatif solusi dalam menyelesaikan permasalahan di lingkungan sekitar;
- menunjukkan sikap peduli dan perilaku berbagi, serta bekerja sama antarsesama dengan bimbingan di lingkungan satuan pendidikan dan keluarga;
- menunjukkan sikap bertanggung jawab dan kemampuan mengatur diri dalam pembelajaran dan pengembangan diri, serta menunjukkan usaha untuk meningkatkan kemampuannya;
- berperilaku hidup bersih dan sehat secara mandiri berdasarkan prinsip kebugaran, kesehatan fisik dan mental, serta menjaga kesehatan lingkungan; dan
- memiliki kemampuan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dengan baik dan benar sesuai dengan etika dalam konteks pengalaman pribadi, interaksi sosial, dan tema pengetahuan, dengan menggunakan berbagai moda komunikasi verbal dan nonverbal.
unsur-unsur dalam 8 dimensi Profil Lulusan selaras dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam, di mana murid tidak hanya tahu, tapi memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan nilai-nilai dalam konteks nyata.
Berikut penjelasannya
- Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia
Unsur-unsur (elemen):
- Akhlak kepada Tuhan
- Akhlak kepada diri sendiri
- Akhlak kepada sesama manusia
- Akhlak kepada alam
- Akhlak bernegara
Makna Pembelajaran mendalam:
Murid memahami nilai-nilai iman dan moral bukan sekadar hafalan, tapi diaplikasikan dalam keputusan dan tindakan nyata (misalnya: jujur, bertanggung jawab, menghargai ciptaan Tuhan).
- Kewargaan
Unsur-unsur:
- Mengenal dan menghargai budaya
- Komunikasi dan interaksi antar budaya
- Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan
- Berkeadilan sosial
Makna Pembelajaran mendalam:
Siswa belajar berpikir terbuka, menghargai perbedaan, dan mampu berkolaborasi lintas budaya serta konteks sosial.
- Kolaboratif
Unsur-unsur:
- Kolaborasi
- Kepedulian
- Berbagi
Makna Pembelajaran mendalam:
Tidak hanya kerja kelompok biasa, tapi mampu berempati, memahami peran, dan saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama.
- Mandiri
Unsur-unsur:
- Pemahaman diri dan situasi
- Regulasi diri
Makna Pembelajaran mendalam:
Murid memiliki kesadaran diri tinggi, bisa mengelola emosi, waktu, dan belajar secara reflektif tanpa bergantung terus pada guru.
- Bernalar Kritis
Unsur-unsur:
- Memperoleh dan memproses informasi serta gagasan
- Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
- Merefleksi pemikiran dan proses berpikir
- Mengambil keputusan yang tepat
Makna Pembelajaran mendalam:
Murid tidak sekadar tahu “apa”, tapi mampu berpikir “mengapa” dan “bagaimana”. Mereka mampu membedakan fakta dari opini serta memecahkan masalah secara logis.
- Kreatif
Unsur-unsur:
- Menghasilkan gagasan yang orisinal
- Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
- Memiliki keluwesan berpikir
Makna Pembelajaran mendalam:
Kreativitas bukan sekadar menggambar atau seni, tapi kemampuan menemukan solusi baru, ide inovatif, dan cara pandang berbeda dalam berbagai bidang.
- Komunikatif (dalam konteks Makna Pembelajaran mendalam tambahan kompetensi)
Unsur-unsur:
- Mampu mengungkapkan ide dan perasaan secara jelas
- Mendengarkan secara aktif
- Membangun pemahaman bersama
Makna deep lear Makna Pembelajaran mendalam ning:
Siswa tidak hanya bisa berbicara, tetapi mampu menyampaikan gagasan secara efektif dan membangun dialog bermakna.
- Kesehatan
Unsur-unsur:
- berperilaku hidup bersih dan sehat secara mandiri
- Ketahanan fisik dan mental menghadapi tantangan
Makna Pembelajaran mendalam:
Murid siap menghadapi perubahan zaman, berperilaku hidup bersih dan sehat secara mandiri berdasarkan prinsip kebugaran, kesehatan fisik dan mental, serta menjaga kesehatan lingkungan
Beri Komentar