Jumat, 17-04-2026
  • Libur Hari Raya Paskah Mulai Tanggal 2 april sd. 6 Arpil 2026, Masuk KBM Mulai 7 April 2026. Pelaksanaan TKA Kelas 9 mulai senin, 6 April 2026Libur Hari Raya Paskah Mulai Tanggal 2 april sd. 6 Arpil 2026, Masuk KBM Mulai 7 April 2026. Pelaksanaan TKA Kelas 9 mulai senin, 6 April 2026Libur Hari Raya Paskah Mulai Tanggal 2 april sd. 6 Arpil 2026, Masuk KBM Mulai 7 April 2026. Pelaksanaan TKA Kelas 9 mulai senin, 6 April 2026Libur Hari Raya Paskah Mulai Tanggal 2 april sd. 6 Arpil 2026, Masuk KBM Mulai 7 April 2026. Pelaksanaan TKA Kelas 9 mulai senin, 6 April 2026
  • Libur Hari Raya Paskah Mulai Tanggal 2 april sd. 6 Arpil 2026, Masuk KBM Mulai 7 April 2026. Pelaksanaan TKA Kelas 9 mulai senin, 6 April 2026Libur Hari Raya Paskah Mulai Tanggal 2 april sd. 6 Arpil 2026, Masuk KBM Mulai 7 April 2026. Pelaksanaan TKA Kelas 9 mulai senin, 6 April 2026Libur Hari Raya Paskah Mulai Tanggal 2 april sd. 6 Arpil 2026, Masuk KBM Mulai 7 April 2026. Pelaksanaan TKA Kelas 9 mulai senin, 6 April 2026Libur Hari Raya Paskah Mulai Tanggal 2 april sd. 6 Arpil 2026, Masuk KBM Mulai 7 April 2026. Pelaksanaan TKA Kelas 9 mulai senin, 6 April 2026

Ini Cerita Pengalaman Liburan Celine, Asyik Kan?

Diterbitkan : - Kategori : Ruang Cerita

  Celine adalah putri tunggal dari pengusaha kaya di sebuah kota besar, ayah celine memiliki beberapa supermarket besar di kota tersebut. Celine sering diajak ayahnya melihat-lihat supermarket mereka di saat libur sekolah.

Dinar: Murid SMP Negeri 6 Kupang

Dinar: Murid SMP Negeri 6 Kupang

Di saat makan malam, Celine dan kedua orang tuanya mengobrol “Celine mulai besok kamu sudah mulai libur tahun ajaran baru kan?” Ayah Celine bertanya “iya ayah”  jawab Celine “bagaimana kalau kamu ikut ayah mengunjungi teman lama ayah, dia pengrajin gerabah di pinggiran kota, dia juga punya anak perempuan usiamu loh, kamu bisa berteman dengan dia ayah yakin kamu pasti senang”  ” oh teman masa kecil ayah itu ya”  bunda Celine bertanya ” iya bun bunda juga ikut ya” ” yey kita liburan! ” seru Celine senang ” kalau begitu siapkan barang-barang mu yang ingin kau bawa besok lalu istirahat agar kita bisa berangkat pagi-pagi sekali” ” oke bunda”  lalu Celine berdiri dari kursinya dan mencium pipi kedua orang tuanya sambil berkata “terima kasih ayah terima kasih bunda” ” sama-sama sayang” jawab ayah dan bunda Celine, lalu Celine bergegas pergi ke kamarnya untuk berkemas.

Sementara itu di suatu tempat di pinggiran kota, tinggallah seorang gadis remaja bernama Ela, Ela adalah anak kedua dari dua bersaudara dari seorang pengrajin gerabah Aldo kakak laki-lakinya sudah duduk di kelas 2 SMA dia sangat menyayangi Ela adik satu-satunya. Di saat Ela dan Aldo sedang belajar, bapak Ela menghampiri mereka dan berkata “anak-anak besok teman masa kecil bapak datang teman bapak juga punya anak seumuranmu loh Ela, kamu bisa berteman dan bermain dengannya” “oh ya baguslah kalau begitu, aku bisa mengajarinya membuat gerabah kan? ”  tanya Ela “tentu saja Ela bahkan teman bapak dan anaknya menginap di sini” “apakah teman bapak punya anak laki-laki seumuranku?”  tanya Aldo “sayangnya tidak teman bapak hanya memiliki anak tunggal perempuan tapi kau bisa mengajaknya berkeliling desa”

“oke baiklah nanti akan ku ajak dia berkeliling desa”  jawab Aldo.

Keesokan harinya Celine bangun pagi-pagi sekali, ia sudah bersiap untuk pergi berlibur bersama keluarganya, mereka akan menempuh perjalanan sekitar 5 jam, Celine dan keluarganya berangkat pukul 5 pagi, di waktu yang sama di rumah keluarga Ela mereka sudah sangat sibuk untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut keluarga Celine

Kurang lebih pukul setengah sebelas siang, keluarga Celine telah tiba di rumah keluarga Ela, lalu bapaknya Ela menghampiri mereka dan menyambut mereka dengan hangat “ayo ayo mari masuk masuk dan duduk pasti kalian sangat lelah di perjalanan yang panjang ini” “oh iya terima kasih”  kata ayah Celine. Lalu Ela segera menyiapkan cemilan dan minuman, “silahkan dinikmati”  ucap Ela sambil menghidangkan camilan dan minuman tersebut, dan mereka semua pun duduk berkumpul di ruang tamu dan mulai berbincang dan saling berkenalan.

   Setelah lama berbincang, tidak terasa jam makan siang pun telah tiba “eh tidak terasa jam makan siang telah tiba ayo ayo pasti kalian sudah lapar”  ucap bapak sembari mengajak mereka ke ruang makan, setelah makan bapak Ela membawa mereka ke kamar tamu untuk beristirahat.

Di sore hari, Celine sedang duduk termenung di depan teras karena ia tidak tahu cara untuk mengisi waktu luang yang masih sangat panjang di lingkungan, baru kemudian Aldo datang, berniat mengajak Celine untuk berkeliling desa “hai Celine, kelihatannya kamu bosan ya? bagaimana kita berkeliling desa sebentar?”  tanya Aldo “oke, aku juga belum terlalu mengenal tempat ini, mungkin aku bisa melihat-lihat” jawab Celine. Setelah itu mereka berdua beranjak dari teras hendak pergi menggunakan sepeda, di perjalanan terlihat banyak anak-anak yang sedang bermain enggrang Celine yang penasaran bertanya dengan polos kepada Aldo “kak Aldo apa yang sedang dimainkan oleh anak-anak itu?”  kemudian Aldo menjawab “yang dimainkan anak-anak itu disebut enggrang”  lalu Celine bertanya sekali lagi “oh lalu apa tujuan permainan itu? dan bagaimana cara memainkannya?” kemudian Aldo menjelaskan ” sebenarnya tujuan permainan enggrang untuk menjaga keseimbangan di atas kayu bambu, cara memainkannya dengan cara berdiri di atas kayu bambu yang berdiri tegak, kemudian kita hanya perlu menjaga keseimbangan agar tidak terjatuh”  kemudian mereka lanjut berjalan ke arah sawah-sawah, dimana Celine melihat banyak sekali petani yang sedang menanam padi dan jagung, Celine yang tidak tahu apa yang petani itu lakukan, bertanya kepada Aldo ” kak Aldo, apa yang dilakukan petani itu sore-sore begini?”  lalu Aldo menjawab “mereka sedang menanam padi dan jagung untuk persediaan makanan” “oh begitu ya, kalau begitu mari kita pulang kak Aldo, hari sudah mulai gelap” kemudian Aldo dan Celine pulang, menyelesaikan jalan-jalan mereka di hari itu.

Sesampainya di rumah, Celine pun bercerita apa yang ia lihat dan pelajari ke orang tuanya pada hari. Itu keesokan harinya, ketika saat Celine bangun dari tidurnya, dia mendapati ibuk dan bapak tidak ada kebetulan Ela sedang lewat jadi Celine pun bertanya “Ela apa kau tahu dimana semua orang, ketika aku terbangun aku tidak menemukan siapapun” lalu Ela menjawab “oh… mereka sudah membuat gerabah di tempat kerja bapakku, jika kau mau akan ku antarkan ke tempat kerjanya” Celine setuju dan mereka berdua pun pergi. Sesampainya di sana, Celine terkagum melihat orang-orang di sana sangat lihai membentuk tanah liat menjadi gerabah yang sangat cantik “Wow… cantik sekali apakah ini yang disebut gerabah? apakah aku boleh mencobanya?” tanya celine “ya ini yang disebut gerabah, kamu boleh mencobanya sini ku ajarin”  kata Ela.

Saat Celine mulai mencoba, dia kesulitan tapi Celine pantang menyerah, ia tetap berusaha untuk membuat gerabahnya, setelah beberapa kali percobaan Celine pun berhasil membuat satu gerabah berbentuk mangkuk kecil meskipun bentuknya sedikit meleyot tapi dia sangat senang “Wah… kamu hebat sekali Celine, baru pertama kali coba sudah membuat gerabah” “tapi meleyot”  timpal Celine dan Ela pun tertawa terbahak-bahak.

Singkat cerita, masa liburan sudah hampir habis Celine dan keluarganya sedang bersiap untuk pulang ke kota, “ayah apakah boleh, liburan selanjutnya kita kesini lagi? aku ingin belajar membuat gerabah lagi”  lalu ayah celine menjawab “tentu saja boleh” “asik aku akan menunggumu Celine” ucap Ela lalu, Celine dan Ela pun berpelukan dan mengucapkan sampai jumpa.

TAMAT

Tag :

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan

Silahkan masuk untuk bisa menulis komentar.

Post Terkait