Minggu, 03-05-2026
  • Libur Hari Raya Paskah Mulai Tanggal 2 april sd. 6 Arpil 2026, Masuk KBM Mulai 7 April 2026. Pelaksanaan TKA Kelas 9 mulai senin, 6 April 2026Libur Hari Raya Paskah Mulai Tanggal 2 april sd. 6 Arpil 2026, Masuk KBM Mulai 7 April 2026. Pelaksanaan TKA Kelas 9 mulai senin, 6 April 2026Libur Hari Raya Paskah Mulai Tanggal 2 april sd. 6 Arpil 2026, Masuk KBM Mulai 7 April 2026. Pelaksanaan TKA Kelas 9 mulai senin, 6 April 2026Libur Hari Raya Paskah Mulai Tanggal 2 april sd. 6 Arpil 2026, Masuk KBM Mulai 7 April 2026. Pelaksanaan TKA Kelas 9 mulai senin, 6 April 2026
  • Libur Hari Raya Paskah Mulai Tanggal 2 april sd. 6 Arpil 2026, Masuk KBM Mulai 7 April 2026. Pelaksanaan TKA Kelas 9 mulai senin, 6 April 2026Libur Hari Raya Paskah Mulai Tanggal 2 april sd. 6 Arpil 2026, Masuk KBM Mulai 7 April 2026. Pelaksanaan TKA Kelas 9 mulai senin, 6 April 2026Libur Hari Raya Paskah Mulai Tanggal 2 april sd. 6 Arpil 2026, Masuk KBM Mulai 7 April 2026. Pelaksanaan TKA Kelas 9 mulai senin, 6 April 2026Libur Hari Raya Paskah Mulai Tanggal 2 april sd. 6 Arpil 2026, Masuk KBM Mulai 7 April 2026. Pelaksanaan TKA Kelas 9 mulai senin, 6 April 2026

Contoh Tabel Pemetaan Keragaman Murid dalam Pembelajaran PJOK

Diterbitkan : - Kategori : Bimtek Guru / Tugas Guru

Tabel Pemetaan Keragaman Murid dalam Pembelajaran PJOK

SMP Negeri 6 Kupang

Berikut Contoh pemetaan keragaman murid dalam pembelajaran PJOK. Pemetaan ini berdasarkan data umumnya setiap kelas 7 SMP Negeri 6 Kupang.

No Jenis Keragaman Karakteristik Murid Kebutuhan Belajar
1 Kesiapan Belajar (Motorik Kasar) Murid belum mampu melakukan koordinasi tangan dan mata saat menangkap bola. Penjelasan teknik dasar secara perlahan, penggunaan bola yang lebih lunak/besar, dan jarak tangkap yang dekat. Contoh bola tenis dan bola kasti
2 Minat Olahraga Murid sangat menyukai olahraga beregu (sepak bola) tetapi sebagian murid kurang antusias pada olahraga individu contoh praktik senam lantai dan senam irama (khususnya murid laki-laki) Mengabungkan materi pelajaran dengan permainan tim ke dalam latihan individu atau memberikan pilihan kepada murid sesuai dengan minatnya.
3 Profil Belajar (Visual) Murid lebih cepat paham jika melihat demonstrasi langsung atau video tutorial gerakan. Media visual seperti poster tahapan gerakan, video slow-motion, atau demonstrasi guru yang jelas. Dan berikan peran murid dalam setiap kegiatan pembelajaran
4 Profil Belajar (Kinestetik) Murid tidak bisa diam dan ingin langsung mencoba gerakan tanpa mendengarkan penjelasan lama ini terjadi dalam setiap kelas 7 Penjelasan singkat (to-the-point) dan pemberian waktu praktik (drill) yang lebih banyak. Memberikan peran lebih banyak untuk murid bisa eksplorasi gerakan.
5 Kondisi Fisik (Antropometri) Murid memiliki postur tubuh yang jauh lebih pendek dan tubuh gemuk, kurangnya penglihatan Modifikasi tinggi net, tinggi ring basket, atau penyesuaian target dalam lompat jauh dan mengunakan audio visual dalam menjelaskan materi
6 Kesehatan (Riwayat Penyakit) Murid memiliki riwayat asma yang dapat kambuh saat kelelahan hebat dan murid memiliki riwayat operasi usus dan sakit lambung Variasi latihan yang dipantau (ringan-sedang), durasi istirahat yang lebih sering, dan lingkungan yang bersih, mengurangi debu dan selalu membawa air minumu serta sarapan pagi.
7 Tingkat Kepercayaan Diri Murid merasa malu atau takut ditertawakan saat melakukan gerakan senam lantai dan materi lainya Pendekatan personal, pemberian apresiasi pada usaha sekecil apa pun, dan latihan dalam kelompok kecil yang suportif dan mengunakan alat bantu untuk mempermudah menguasai gerakan.
9 Kemampuan Kognitif Murid kesulitan memahami aturan main yang kompleks dalam strategi pertandingan. Penyederhanaan aturan main (modified games) dan penggunaan instruksi langkah demi langkah dan menjadi teman sebaya sebagai mentor untuk membantu murid yang kurang mampu secara konsep dan belum mampu konsep tersebut kedalam praktik gerakan.

 

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan

Silahkan masuk untuk bisa menulis komentar.